FIFTY SEVEN PROMENADE THAMRIN

57 Promenade

Developer by Intiland

Harga Mulai Rp 3,1M

Marketing : 0812 12 888 000

57-promenade-thamrin

57 PROMENADE THAMRIN

Intiland telah menghadirkan superblok terbaru 57 Promenade Thamrin yang merupakan salah satu apartemen yang cukup lama ditunggu oleh para investor atau end user yang menginginkan hunian yang dekat dengan pusat kota dan tempat nya bekerja.

Sebelumnya pada era pak  Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta PT. Intiland menggelontorkan dana sebesar Rp 150 miliar kepada pemerintah DKI Jakarta. Dana itu  digunakan untuk membersihkan Waduk Melati di Jalan Dukuh Pinggir, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, ratusan miliar itu baru tahap awal, karena akan ada tambahan dana bantuan lagi. Sebab, dana yang dibutuhkan untuk normalisasi Waduk Melati sebesar Rp 500 miliar.

“Waduk itu secara fungsional penanganan banjir juga berfungsi, tetapi dari sisi penataan tata ruang, keindahan sekitar waduk. Berapa anggaran dananya? Mereka akan sumbang kira-kira 150 miliar dari total penataan yang ada 500 miliar,” ujar Joko Widodo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/7).

Sebelumnya, PT. Intiland berencana membuat apartemen di sekitar Waduk Melati, Jakarta. Namun, untuk mendapatkan perizinan mendirikan apartemen, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta perusahaan tersebut untuk membersihkan Waduk Melati. Pasalnya, Waduk Melati merupakan salah satu waduk yang akan dinormalisasi melalui program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI).

Kehadiran superblok ini, menggenapi pengembangan raksasa lainnya yang telah lebih dulu beroperasi maupun yang masih dalam proses pembangunan.

Sebut saja Thamrin Nine yang dikembangkan PT Putragaya Wahana yang menelan dana investasi sekitar Rp 6 triliun.

Thamrin Nine berada di area seluas 5,2 hektar, terdiri atas 4 gedung apartemen dan dua menara perkantoran yang disertai dengan podium ritel. Konstruksi terbagi dalam dua tahap pengembangan.

Tahap pertama yang akan dibangun adalah satu menara perkantoran dengan struktur 74 lantai setinggi 330 meter, berikut 181 kamar hotel supermewah Waldorf Astoria Hotel & Resorts, dan 3 bangunan apartemen.

Sementara itu, tahap kedua terdiri atas satu bangunan apartemen dan satu menara perkantoran. Targetnya, keseluruhan proyek ini tuntas pada 2018 mendatang.

Menyusul PT Putragaya Wahana adalah PT Lippo Karawaci Tbk. Pengembang raksasa ini mengembangkan perkantoran Lippo Tahmrin setinggi 20 lantai dengan nilai investasi Rp 1,25 triliun.

Kemudian China Sonangol Land yang telah mengakuisisi EX Plaza Indonesia. Mereka akan membangun perkantoran, ruang ritel, kondominium, dan service apartment.

 

Marketing  0812 12 888 000 – Anton